SATU HAL YANG SERING DI LUPAKAN PARA PEBISNIS

Bismillah…

Pada era digital seperti sekarang, tentunya mengiklankan sebuah produk tidak lagi sesulit dan semahal dahulu sebelum maraknya pengguna internet.

Namun disisi lain dari beriklan, ada satu hal yang sering sekali para pebisnis lupakan, yaitu beriklan ke orang terdekat Anda atau menjual kembali ke orang yang sudah menjadi pelanggan Anda. Para pebisnis cenderung mengalokasikan perhatian mereka untuk menjual kepada orang-orang yang tidak mereka kenal dan melupakan orang-orang terdekat di sekeliling mereka. Banyak dari pebisnis, mereka beriklan kepada orang-orang yang baru, tidak mengenal bisnisnya bahkan yang tidak tertarik dengan produknya sama sekali.

Ini merupakan tindakan yang sangat disayangkan sekali, bukan merupakan tindakan yang salah namun ada baiknya jika Anda juga tidak melupakan orang yang mengenal Anda atau juga pelanggan lama Anda

Dari guru-guru bisnis yang Saya pelajari banyak dari mereka yang bilang kalau:

Menjual kepada seseorang yang sudah pernah bertransaksi dengan kita (pelanggan lama) akan jauh lebih mudah dibanding dengan Anda mencari pembeli baru.

Kenapa demikiran?

Mereka sudah mengenal bisnis / produk AndaMereka sudah merasakan produk AndaBisa jadi mereka suka atau terbantu dengan produk yang Anda jual. Jadi menawarkan kembali kepada pelanggan lama Anda tidak sesulit menjual kepada pelanggan baru, karena paling tidak Anda tidak harus menjelaskan lagi produk Anda. Lalu apakah semudah itu menjual kepada orang yang pernah menjadi pelanggan kita?

Jawabannya bisa iya bisa juga tidak, karena itu ditentukan dari seberapa sering Anda membangun kedekatan dengan pelanggan lama Anda? Semakin dekat posisi seseorang dengan Anda, semakin mudah juga untuk Anda menjualnya.

Sebuah riset dari Adobe menyatakan:

40% dari total omset bisnis online di Amerika, berasal dari pelanggan tetap, atau pembelian berulang…

Itu artinya, hampir separuh omset, itu datang dari orang yang sudah pernah membeli, apalagi kalau puas, biasanya akan membeli lagi dari Anda. Namun, mungkin mereka tidak membeli, karena Anda tidak menawarkan apapun kepada mereka. Mungkin saja mereka lagi sibuk, tapi bukan berarti mereka tidak mau membeli. Jadi, mungkin bukan pembelinya yang tidak ada, namun, mungkin, Anda tidak menawarkan apapun ke orang yang sudah pernah belanja dengan Anda.

Karenanya terakhir dari Saya, jadi kapan terakhir kali Anda menghubungi pelanggan lama Anda dan tawarkan sesuatu dari mereka?

Saya petik kata-katanya Tony Hsieh:

“Bisnis online dibangun diatas pelanggan tetap”

Karenanya bangun kedekatan dengan pelanggan Anda sekarang juga.